This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 05 Juni 2011

SIKAP OPTIMIS DAPAT MENINGKATKAN KESEHATAN


Banyaknya tekanan hidup yang harus dialami seseorang membuat kebanyakan orang mengalami frustasi. Beberapa orang karena menghadapi beban pekerjaan yang berat harus mengalami stres pekerjaan. Problem lainnya seperti bencana alam dan kematian orang dekat juga bisa membuat depresi dan frustasi. Hanya sedikit orang yang sanggup menghindari tekanan hidup sehari-hari yang dapat membuat orang frustrasi dan berpandangan pesimistis. Namun, meski menghadapi kesukaran dan tekanan hidup, berpikir secara optimis bermanfaat khususnya untuk kesehatan. Apa saja manfaatnya? Serta bagaimana cara memupuk sikap optimistis?

Optimisme

Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap optimis? Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, bagaimana perasaan seorang optimis? Seorang yang berpikiran positif atau berpikir secara optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk mengubah atau memperbaiki situasi.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan pesimistis akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Berpikir positif juga menjadi kunci sukses untuk mengelola stres. Optimisme akan membuat seseorang menghadapi situasi tidak menyenangkan dengan cara positif dan produktif.

Manfaat Berpikir Positif

Para ilmuwan telah membuat kesimpulan atas riset selama puluhan tahun tentang manfaat berpikir positif dan optimisme bagi kesehatan. Hasil riset menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan lebih panjang umur dibanding orang lain apalagi dibanding dengan orang pesimis. Para peneliti juga memperhatikan bahwa orang yang optimistis lebih sanggup menghadapi stres dan lebih kecil kemungkinannya mengalami depresi. Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan sering berpikir positif.
  • Lebih panjang umur
  • Lebih jarang mengalami depresi
  • Tingkat stres yang lebih kecil
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit
  • Lebih baik secara fisik dan mental
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung
  • Mampu mengatasi kesulitan dan menghadapi stres
Mengapa manfaat ini bisa diperoleh bagi orang yang optimis dan berpikiran positif? Karena biasanya orang yang optimis akan menghindari kegiatan yang dilakukan orang yang pesimis dalam menghadapi stres dan tekanan hidup. Orang pesimis ketika menghadapi stres akan mengalihkan perhatian dengan kegiatan seperti merokok, konsumsi alkohol, dan menikmati makanan tanpa terkendali. Sedangkan seorang optimis akan melakukan lebih banyak aktivitas fisik, mengikuti diet sehat, serta mengurangi rokok dan alkohol.

Cara untuk Bersikap Lebih Optimistis

Jika Anda sering berpikir secara negatif terhadap orang lain ataupun terhadap situasi yang berat, bukan berarti Anda tidak dapat berpikir positif. Anda dapat mengubah cara berpikir negatif menjadi positif. Tidaklah sulit untuk melakukannya, namun membutuhkan waktu dan latihan untuk membuat kebiasaan baru ini. Berikut ini beberapa cara untuk lebih optimistis dan memiliki pikiran dan sikap yang positif.

·         Periksa diri Anda

Sewaktu Anda berpikir bahwa Anda tidak akan bisa menikmati suatu peristiwa buruk atau tidak akan sukses melakukan suatu tugas, segera singkirkan pikiran itu. Berfokuslah pada hal positif yang akan dihasilkan.

Lakukan pemeriksaan secara berulang. Jika pikiran negatif lebih banyak, maka segera alihkan dengan pikiran positif.

·         Ikuti gaya hidup sehat

Berolahraga tiga kali sehari dapat mengubah suasana hati menjadi positif dan mengurangi stres. Pola makan yang sehat juga mempengaruhi pikiran dan tubuh. Serta coba mengelola stres Anda.

·         Nikmati pekerjaan

Berupayalah menikmati pekerjaan Anda. Tidak soal pekerjaan Anda, carilah aspek-aspek yang menyenangkan Anda.

·         Cari teman yang positif

Carilah teman-teman yang memandang kehidupan dengan positif. Orang-orang demikian adalah orang yang optimis dan selalu mendukung Anda dengan memberi saran yang baik.

Sebaliknya jika Anda dikelilingi oleh orang-orang pesimis, akan meningkatkan stres Anda bahkan membuat Anda ragu untuk mengelola stres dengan cara yang sehat.

·         Hadapi dan terima

Hadapilah situasi yang dapat Anda kendalikan; berupayalah menerima situasi yang tidak dapat Anda kendalikan.

·         Miliki rasa humor

Cobalah untuk tersenyum dan tertawa khususnya saat menghadapi saat yang sangat sulit. Carilah kejadian yang mengundang tawa dalam kegiatan sehari-hari. Rasa humor yang baik membantu seseorang memiliki pikiran, emosi, dan perilaku yang lebih positif.

·         Catat hal baik

Setiap hari, catatlah tiga hal baik yang Anda alami.

·         Aturan sederhana

Jangan katakan apapun kepada diri Anda sesuatu yang tidak ingin Anda katakan ke orang lain.
Memang untuk bersikap optimistis sangatlah tidak mudah. Bencana alam, beban hidup, dan juga musibah bisa terjadi yang membuat banyak orang merasa sulit untuk berpikiran positif. Namun dengan berupaya bersikap optimis dan berpikir positif akan menghasilkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih memuaskan. Jangan menyerah!

MENGATASI STRES WALAUPUN KERJA MENUMPUK

Merasa sangat terbeban saat harus berangkat ke kantor? Mungkin itu merupakan masalah bagi Anda yang saat ini sedang bekerja. Memang, bekerja bukan hal yang menyenangkan. Seringkali kita merasa pekerjaan kita tidak ada habisnya. Pekerjaan satu belum selesai, datang lagi pekerjaan lain. Rasanya tidak ada waktu untuk beristirahat, kepala terasa penuh dan membayangkannya saja sudah membuat stress.
Hal itu memang tidak bisa dihindari. Namun ingatlah bahwa kesehatan tubuh adalah yang terpenting, karena pikiran yang tegang dapat merusak kesehatan Anda. Daripada Anda merasa terus tertekan dengan hal tersebut, Anda bisa melakukan tips berikut sehingga dapat mengurangi beban pikiran.

Berhenti mengeluh

Bila kita terus menerus hanya mengeluhkan pekerjaan kita, pikiran kita akan semakin tertekan dan pekerjaan tidak akan selesai juga bukan? Cobalah cari sedikit nilai positif yang bisa diambil, anggap saja ini sebagai sarana belajar bagi Anda. Atau pikirkan hal menarik yang akan Anda lakukan saat menerima gaji.

Tentukan prioritas

Memang kita tidak bisa mengerjakan semua pekerjaan sekaligus, maka tentukan mana dahulu yang lebih penting dan harus diselesaikan. Jangan pikirkan pekerjaan lain, karena akan membuat konsentrasi Anda terganggu dan pekerjaan lebih lambat selesai.

Tetap rileks dan istirahat

Sesibuk apapun Anda, saat jam istirahat, gunakan waktu sebaik-baiknya untuk bersantai. Bila mungkin, gunakan waktu istirahat Anda untuk tidur minimal 15 menit. Hal ini dapat membuat tubuh dan pikiran Anda lebih segar.

Makan makanan yang bergizi

Jangan lupa tetap memperhatikan makanan Anda agar gizi tetap tercukupi. Gizi yang cukup dapat membuat tubuh lebih sehat dan bersemangat. Usahakan agar mengkonsumsi cukup buah.

Pulang pada waktunya

Bila pekerjaan bisa dikerjakan besok dan Anda tidak diminta lembur, pulanglah pada waktunya. Ini akan membantu Anda memperoleh waktu lebih banyak untuk beristirahat dan bersantai bersama keluarga.

Minta cuti dan refreshing

Bila Anda sudah sangat penat, cobalah minta cuti pada atasan Anda. Gunakan cuti Anda untuk mengunjungi tempat-tempat yang Anda sukai, misalnya jalan-jalan ke gunung atau pantai. Bila mungkin, ajaklah anak atau keluarga Anda untuk berlibur bersama.

Cari pekerjaan lain

Hal ini merupakan salah satu pilihan jika Anda merasa sudah tidak sanggup lagi melaksanakan pekerjaan Anda. Cobalah cari pekerjaan lain yang berbeda dan Anda sukai. Namun pikirkan dahulu hal ini dengan matang sebelumnya.

Cara Belajar Bersikap Optimis Setiap Hari


Ada salah satu rekan kita bertanya di Facebook JokoSusilo.com: bagaimana cara menjadi optimis?
Optimisme bisa ditumbuhkan dari mengelola cara pandang anda dalam melihat setiap kejadian dalam hidup anda. Baik itu merupakan kejadian yang anda inginkan (hal positif) ataupun tidak (hal negatif).
Bagaimana maksudnya?
Begini… Ketika yang terjadi adalah hal-hal positif, biasakan anda melihatnya:
  • karena ACTION yang sudah anda lakukan. Ketika hal positif terjadi, biasakan melihatnya dari berbagai sisi anda. Misal, kalau anda baru saja lulus ujian, bukan saja hal itu disebabkan karena anda sudah sangat keras mempersiapkannya, tapi juga karena anda memang pintar, anda tekun belajar dan rajin berdoa.
  • sebagai tanda bahwa hal yang lebih baik lagi akan terjadi. Kalau bisnis anda mencapai target yang dicanangkan tahun ini, biasakan melihatnya bahwa pencapaian yang lebih baik lagi akan terjadi di tahun berikutnya.
  • sebagai tanda kalau hal positif tersebut akan menular ke bidang-bidang lainnya dalam kehidupan anda. Misal, kalau anak anda baru saja mendapat ranking 1 di sekolah, biasakan melihatnya bahwa ini akan menular pada kesuksesan bisnis atau karir anda.
Sebaliknya, kalau yang terjadi adalah hal-hal yang tidak anda inginkan atau hal negatif, biasakan anda melihatnya:
  • bukan disebabkan karena perbuatan anda. Contoh, kalau ban mobil anda gembos, itu bukan disebabkan karena anda yang mengendarainya, tapi karena tertusuk paku di jalan atau mungkin sudah waktunya untuk gembos. :)Jangan salahkan diri anda sendiri.
  • kejadian buruk itu tidak ada kaitannya dengan masa depan anda. Kalau kaki anda baru saja tersandung ketika jalan-jalan, itu sama sekali bukan tanda-tanda kalau masa depan anda akan ikut “tersandung” juga. Sama sekali tidak ada kaitannya!
Membiasakan cara-cara berpikir optimis seperti di atas akan membantu anda bersikap lebih optimis.
Sebagai penutup, ini beberapa tips dan prinsip agar anda selalu menjadi optimis.
  1. Kunci menjadi optimis adalah memaksimalkan kesuksesan anda dan mengurangi kegagalan anda.
  2. Tidak ada salahnya mengakui kekurangan anda, tapi fokus pada kelebihan anda akan jauh lebih baik.
  3. Ketika anda mengalami sebuah kegagalan, ingat bahwa ada pelajaran yang anda petik, dan itu membuat anda selangkah lebih maju mendekati kesuksesan anda.
  4. Ucapkan kata-kata motivasi dalam kehidupan anda setiap hari. Ini membantu memotivasi anda.
  5. Jangan fokus pada sisi negatif, tapi fokuslah pada sisi positifnya. Dan tidak perlu mengira-ngira bahwa hal negatif yang akan datang. Kalau mau dirasakan, menjadi pesimis itu sebenarnya lebih berat daripada menjadi optimis. Kalau tidak percaya, silakan bandingkan sendiri. :)
  6. Ingat selalu kalau anda punya kesempatan yang tak terbatas untuk meraih sukses di masa depan.

Ternyata Musik Mempengaruhi Kecerdasan

Biasanya, kita mendengarkan atau bermain musik sekedar untuk kesenangan atau hobi. Tapi, tahukah kamu bahwa melalui bermusik, berbagai kecerdasan kognitif, emosi, dan kinestetik kita akan berkembang.
Mengacu pada perkembangan kognitif dari Piaget, salah satu hal penting yang perlu distimulasi adalah keterampilan bergerak.

Dengan bergerak ini juga meningkatkan kepekaan sensori, dan dengan kepekaan sensori ini juga meningkatkan perkiraan yang tepat terhadap ruang(spatial), arah dan waktu. Perkembangan dari struktur ini merupakan dasar dari berfungsinya efisiensi pada area lain. Kesadaran kita akan tempo dapat bertambah melalui aktivitas bergerak dan bermain yang menekankan sinkronis, ritme dan urutan dari pergerakan. Kemampuan-kemampuan visual, auditif, dan sentuhan juga diperkuat melalui aktifitas gerak.

Vibrasi yang sering kita temukan dalam musik klasik dapat merangsang sel-sel otak agar berfungsi lebih aktif, tak bisa disangkal lagi. Tak heran jika para ahli menyarankan ibu hamil memperdengarkan musik bagi janinnya. Apapun jenis musiknya, selama bisa memberi reaksi yang positif pada anak, baik untuk dikenalkan kepada anak. Yang jelas, intelijen yang didapat anak bukan berarti harus ada alat musiknya. Musik terkait erat dengan kecerdasan kognitif. Tak cuma bayi yang merespons cepat saat mendengar lagu yang sering didengarnya saat ia dalam kandungan. Anak usia 4 - 5 tahun memperoleh berbagai keuntungan dengan menjadikan musik sebagai bagian kesehariannya.

Kognitif merupakan semua proses dan produk pikiran untuk mencapai pengetahuan yang berupa aktivitas mental seperti mengingat, mensimbolkan, mengkategorikan, memecahkan masalah, menciptakan dan berfantasi. Penelitian menunjukkan bahwa musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional (emotional intelligent). Roger Sperry dalam Siegel penemu teori Neuron mengatakan bahwa neuron baru akan menjadi sirkuit jika ada rangsangan musik sehingga neuron yang terpisah-pisah itu bertautan dan mengintegrasikan diri dalam sirkuit otak, sehingga terjadi perpautan antara neuron otak kanan dan otak kiri itu.

Selain mempengaruhi kecerdasan kognitif, musik juga mempengaruhi kecerdasan emosional. Mampu mengenali emosi diri, yang merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali perasaannya sendiri sewaktu perasaan atau emosi itu muncul, dan ia mampu mengenali emosinya sendiri apabila ia memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka yang sesungguhnya dan kemudian mengambil keputusan-keputusan secara mantap.

Kemampuan mengelola emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan perasaannya sendiri sehingga tidak meledak dan akhirnya dapat mempengaruhi perilakunya secara wajar. Kepekaan akan rasa indah timbul melalui pengalaman yang dapat diperoleh dari menghayati musik. Kepekaan adalah unsur yang penting guna mengerahkan kepribadian dan meningkatkan kualitas hidup. Seseorang memiliki kepekaan yang tinggi atas perasaan mereka maka ia akan dapat mengambil keputusan-keputusan secara mantap dan membentuk kepribadian yang tangguh.

Belajar Menerima Ketidaksempurnaan

Stres akibat, tekanan dalam pekerjaan atau masalah keluarga kerap membuat Anda menjadi gampang marah dan mudah emosi. Dan perilaku seperti itu sering menjadi penyebab timbulnya pertengkaran dengan pasangan. Solusinya, belajarlah untuk meredam genderang perang dengan memahamisiapa dan bagaimana pasangan kita.   Memang benar, di dunia ini tidak ada orang yang sempurna. Semuanya pasti memiliki kekurangan. Begitu pula dengan pasangan kita. Dengan mencoba untuk saling memahami, mungkin bisa menjadi alternatif terbaik mencegah pertengkaran.   "Prilaku saling menerima antar pasangan tidak hanya akan meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam berhubungan saja, tapi juga bisa menghindari kita terjadinya perselingkuhan," kata Neil Jacobson, psikolog dan pendiri Integrative Behavioral Couples Therapy, yang melakukan penelitian di University of Washington. "Sebab dengan sikap saling menerima, maka kedua belah pihak tidak akan merasakan adanya tekanan satu sama lain."  Seringkali pertengkaran berawal dari masalah kecil. Misalnya saja, kebanyakan wanita merasa heran, mengapa suami mereka tidak bisa mencuci piring? Atau sekedar mengganti tisu di toilet yang sudah habis?   Sebenarnya kita tidak perlu mencari jawaban kepada seorang profesor, untuk mengetahui alasan mengapa wanita lebih condong bisa melakukan pekerjaan rumah dibadingkan kaum pria. Dan perlu diingat pula, faktor keengganan suami membantu istrinya karena mereka takut mengganggu pekerjaan sang istri.  Lantas apa yang bisa kita lakukan? Solusi jitu adalah gunakan komunikasi yang efektif. Yaitu, komunikasi yang tidak hanya sebatas penyampaian pesan saja tapi harus disertakan dengan kontak verbal. Misalnya, kontak mata dan penggunaan intonasi yang tepat dan membubuhkan sedikit humor. Jika pria tampak tidak peduli dengan debu-debu yang menempel di perabot rumah, maka pahamilah bahwa kaum pria memang tidak didesain untuk memperhatikan hal-hal kecil seperti itu.  Selain masalah kecil, tidak banyak bicara juga kerap menjadi masalah. Wanita memang lebih terbuka dan cerewet dibanding kaum pria. Penelitian yang dilakukan Ronald F.Levant dari University of Akron menyatakan, baik pria maupun wanita dilahirkan dengan kapasitas berprilaku ekspresif yang sama. Yang membuatnya berbeda adalah cara menyosialisasikannya.  Orangtua cenderung mengekspos jangkauan emosi mereka yang lebih luas kepada anak perempuannya dibanding anak lelaki. Mereka juga bekerja keras untuk bisa mengantur perubahan emosi anak-anak mereka. Mungkin saja, pasangan hidup kita merupakan tipe pria pendiam dikarenakan sejak kecil memang mereka tidak diajarkan untuk mengekspresikan emosi mereka.   Jadi jangan pernah menginterpretasikan "diamnya" pasangan sebagai sinyal bahwa mereka sudah mulai bosan dan tidak lagi tertarik dengan kita. Jika kita percaya akan besarnya cinta pasangan pada kita, maka kita bisa melihat bagaimana ia mengomunikasikan bentuk cintanya dengan cara yang nonverbal.  Yang paling fatal sebagai pemicu pertengkaran adalah terlalu sibuknya pasangan kita. Memiliki pasangan yang aktivitasnya padat sering membuat kita kesal, marah, dan tidak dihargai. Ada satu kata yang harus dipahami, yaitu memaafkan. Dengan selalu memaafkan setiap kesalahan orang lain, maka akan menjadikannya rasa sayang. Mulailah untuk mengajak pasangan Anda berbicara dari hati ke hati, ketimbang hanya lewat kalimat makian.  Berikan rasa hormat dan dukungan kepada pasangan kita sehingga mereka bisa merasakan bahwa kita selalu ada untuk mendukung dan memberikan perhatian kepada mereka. Dan pada akhirnya, mereka dengan sendirinya akan merubah jadwal aktivitas dan ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan kita.  Berusaha untuk belajar mencintai kekurangan pasangan kita bukan berarti akan merubah prilaku mereka. Tapi, yang pasti kita sendiri akan merasakan perubahannya. Misalnya, peningkatan rasa percaya, intimasi, dan rasa sayang kepada pasangan kita. Coba hal-hal berikut di bawah ini untuk meningkatkan kadar sayang pasangan Anda:   Pertama, tulis surat untuk pasangan kita yang berisi apresiasi kita untuk segala bentuk empati, keingintahuan, dan kebaikan yang dia tunjukkan melalui kekurangan yang ada padanya.  Kedua, berikan pasangan kita kado spesial untuk merayakan perbedaan kita. Contoh, jika pasangan kita suka menikmati konser dengan hingar bingarnya dan kita tidak, coba belilah dua tiket konser untuk kita tonton bersama. Tunjukkan betapa besarnya cinta kita dengan menikmati konser tersebut karena hal itu yang akan membuat pasangan kita bahagia.

Mengapa Liburan Itu Penting? "Semakin sering liburan, semakin lama orang akan hidup."



  (AP Photo)
BERITA TERKAIT
Liburan sangat penting. Menurut sebuah studi oleh situs perjalanan Expedia, sepertiga pekerja Amerika tidak mengambil waktu liburan penuh. Padahal menikmati liburan bisa menjadikan hidup Anda lebih berarti.

Seperti dikutip dari laman Shine, Sebuah studi dari University of Pittsburgh Mind-Body Center menemukan bahwa mereka yang menikmati waktu liburan, melaporkan kepuasan hidup lebih banyak dan pola pikir lebih positif dan mampu menurunkan kasus depresi klinis.

Hormon stres yang lebih rendah, tekanan darah rendah, dan pinggang yang lebih kecil sangat mempengaruhi kehidupan Anda. Liburan ternyata tidak hanya baik bagi jiwa Anda menurut hasil penelitain dari Framingham Heart Study. Beberapa bukti banyak dikutip dari penelitian ini terkait dengan korelasi antara liburan dan kesehatan fisik.

Lebih dari 12.000 orang berisiko terserang penyakit jantung yang diikuti selama sembilan tahun untuk melihat apakah ada cara-cara untuk meningkatkan jangka hidup mereka. Para ilmuwan yang menganalisis hasil penelitian menemukan solusi, "Semakin sering liburan, semakin lama orang akan hidup."

Tak hanya itu, saat liburan Anda akan tidur lebih baik. Menurut New York Times, sebuah studi oleh perusahaan konsultan ilmiah yang bekerja dengan pilot NASA dan astronot pada masalah tidur, menunjukkan bahwa setelah sedikit selama dua atau tiga hari liburan, orang-orang kualitas tidur seseorang bisa meningkat lebih baik.

Studi lain juga mengungkapkan bahwa berlibur bisa mencerahkan pikiran. Mereka yang kembali pulang dari berlibur bisa lebih cepat menciptakan ide-ide dan solusi ketika kembali bekerja.
Liburan juga membuat Anda lebih kreatif. Banyak ahli berpendapat melakukan liburan membuat orang lebih produktif, baik selama liburan maupun setelah berlibur. Mungkin ini memberikan rangsangan baru setelah keluar dari aktivitas normal.

Cobalah berlibur, jika Anda ingin menciptakan kehidupan baru yang lebih menarik.

Minggu, 10 April 2011

ARTI HARI SENIN - MINGGU

Semua orang punya tujuh hari dalam seminggu. Berapa hari yang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya? Apa arti hari-hari tersebut untuk kita? Mari kita coba lihat.

1. Senin adalah singkatan dari “SEmangat Nan INdah”

Sebagian orang mengharap-harap tibanya hari Senin karena hari itu mereka mendapat uang. Yang telah libur, kembali berjualan sehingga uang masuk lancar lagi. Yang bekerja harian, berarti upah harian akan diterima kembali.
Sebagian orang tidak suka dengan hari Senin. Yang malas bekerja merasakan beban berat karena Senin berarti mulai bekerja kembali. Yang tadinya bisa santai di rumah, kini harus kembali masuk kantor. Anak sekolah kembali bersekolah, tidak bisa main-main Play Station lagi. Para ibu harus bangun pagi lagi untuk memasak makan pagi anak-anak yang akan berangkat sekolah. Ada yang menunggu-nunggu hari Sabtu lagi yang rasanya masih sangat lamaaaa…..
Apapun sikap yang kita pilih, tidak akan merubah hari Senin. Senin tetap datang. Senin tetap harus kita lalui entah kita senang atau tidak. Sikap mana yang akan kita pilih? Memulai hari Senin dengan menggerutu atau memulai hari Senin dengan Semangat Nan Indah?
2. Selasa adalah singkatan dari “SElalu LuAr biaSA”
Ada orang yang berpendapat bahwa Selasa adalah hari yang biasa saja. tidak ada yang luar biasa. Mengapa begitu??? Mengapa kita tidak membuatnya menjadi hari yang luar biasa? Luar biasa atau tidak, bukan tergantung dari nama hari atau pekerjaan kita. Tapi tergantung dari sikap hati kita. Tiap pagi saya bermain skipping (main tali) sebanyak 300 kali. Saya merasakan bedanya, ketika hati sedang malas, ya main tali jadi terasa berat. Tapi bila hati gembira, maka main tali menjadi ringan. Bahkan tanpa terasa bisa sampai 400 kali. Jadi saya selalu main tali sambil bernyanyi dan tersenyum. Hehehe…… ….

3. Rabu adalah singkatan dari “RAsakan bahagia dalam kalBU”
Apakah kita bersyukur hanya kalau kita mendapatkan sesuatu? Kalau sedang senang dan kita bersyukur, itu sih biasa. Tapi bagaimana kalau kita sedang ada masalah? Apakah kita menggerutu dan marah-marah? Apakah kita bisa mensyukuri setiap kejadian dalam hidup kita? Waktu anak saya masih kecil, dia sering menangis di malam hari. Padahal tiap hari saya harus bekerja. Tapi saya bersyukur bisa bangun di malam hari dan memberikan ASI kepada anak saya. Saya senang ketika di malam hari dia terjaga dan memanggil “Mama. Mama”. Malah saya sengaja melarang baby sitter untuk bangun di malam hari dan mengurus anak saya. Saya pikir, toh tidak lama dia begitu. Nanti kalau dia sudah besar, dia tidak akan lagi memanggil “Mama. Mama” ketika terjaga di malam hari. Jadi saya nikmati keadaan itu. Saya syukuri saat-saat tiap malam saya bangun dan menggendong anak saya. Biarlah hati kita selalu dipenuhi rasa syukur. Biarlah kalbu berseri. Hati yang gembira adalah obat yang paling manjur.

4. Kamis adalah “KAMI Sukses”
Apakah hari Kamis juga hari biasa? Bagaimana kalau kita membuatnya sebagai hari dimana kita sudah lebih sukses? Rasanya kita perlu mengingat kembali pentingnya “Berpikir Positif”. Bagaimana kalau tiap minggu kita mendapatkan sukses? Bagaimana kalau tiap hari? Apakah mungkin? Tentu saja. Yang perlu dilakukan adalah selalu berpikir positif. Kapan saja, dimana saja, dan siapa saja……
Bila seseorang berkata kepada kita:”Wah, enak ya kerja disana?” Daripada berkata:”Enak apanya? Biasa saja kok.”, mengapa kita tidak berkata:”Amin. “? Bila seseorang berkata:”Pasti kamu banyak uang.” Daripada berkata:”Ga kok. Siapa bilang banyak uang?” Lebih baik kita berkata:”Amin. “. Kalau nanti benar benar banyak uang, siapa yang menikmati? Kita sendiri kan? Asyiikkk…. ..

5. Jumat berarti “JUga aMat hebAT”
Seringkali Jumat menjadi hari yang kurang produktif karena sudah mendekati Sabtu, sehingga pikiran sudah ke hari libur. Mengapa menyia-nyiakan satu hari dalam hidup kita? Bagaimana kalau kita menjadikannya hari Jumat yang Juga Amat Hebat? Bagaimana kalau kita menggunakan hari ini untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang tertunda? Memeriksa surat masuk? Mengevaluasi hari-hari kemarin? Mengatakan hal-hal indah yang belum sempat dikatakan?

6. Sabtu berarti “SAatnya BersaTU”
Hari Sabtu bisa menjadi hari yang produktif atau tidak produktif. Semuanya tergantung diri sendiri. Seorang Pengusaha justeru paling produktif di hari Sabtu karena dia bisa memeriksa semua pekerjaan, memantau hasil kerja karyawan, mencari ide baru, dan puluhan kegiatan lain yang sangat bermanfaat. Bahkan dia membuat hari Sabtu sebagai hari dimana dia mendengarkan semua masalah yang dihadapi ank buahnya.
Orang tua yang libur dan ingin membina kedekatan dengan anak-anaknya bisa memanfaatkan hari Sabtu untuk bermain bersama, berenang, makan bareng, membersihkan rumah bersama atau jalan-jalan. Daripada hanya duduk dan masing-masing nonton acara tv kesukaannya tanpa adanya komunikasi. Pasangan yang saling mencinta bisa menggunakan hari ini untuk saling mengerti bukan hari untuk bertengkar. Hayoo……

7. Minggu berarti “Mari Ingat berkah semiNGGU”
Hari Minggu bisa dijadikan hari bermalas-malas atau bisa juga menjadi hari untuk mengevaluasi diri kita. Untuk mengevaluasi sikap kita. Apa yang telah dilakukan dalam seminggu? Apa yangsalah? Apa yang benar? Apa yang dapat kita lakukan lebih baik minggu depan? Apa rencana baru yang perlu dibuat? Bagaimana supaya minggu depan lebih sukses? Bagaimana caranya bekerja lebih baik? Bagaimana caranya agar tidak terlambat masuk kerja? Dan seribu satu kegiatan lain.
Dengan demikian hari Senin akan kita nantikan dengan semangat karena kita telah punya rencana yang akan diterapkan. Hari Senin menjadi awal minggu depan yang lebih sukses.

Semua baik… Semua baik…. Ngga ada hari yang buruk atau sial hanya gtergantung bagaimana kita menyikapi hari yang kita lewati saja. :)

Jumat, 01 April 2011

Awal Bulan, Awal Bahagia Atau Awal Derita?


imagesSiapa yang tidak kenal awal bulan, atau yang lebih dikenal dengan istilah tanggal muda? Siapa yang tidak bahagia ketika harus memasuki awal bulan, misalnya tanggal satu? Mungkin semua sudah tahu, hari berseri adalah hari dimana awal bulan itu ada, hari bahagia bagi mereka yang menerima gaji dari kantor tempatnya bekerja.
Sudah dipastikan, wajah cerah ceria menghiasi raut muka para pegawai, karyawan atau staf sebuah instansi/perusahaan. Sudah dipastikan pula wajah-wajah ceria dari orang-orang terkasih pun menambah deretan keceriaan, anak-anak menunggu dibelikan mainan baru, istri-istri menunggu diberikan uang belanja bulanan. Boleh dibilang, awal bulan atau tanggal muda adalah hari bahagia para pekerja atau pegawai, hari yang ditunggu-tunggu oleh keluarga yang ditanggung, hari yang diimpikan oleh orang terkasih dirumah.
Nah, bagimana dengan mereka yang gajinya pas-pasan, tidak cukup untuk memenuhi bahagia para penunggu dirumah? Mengingat barang-barang harian pada naik, harga sembako makin tidak menetap, BBM kadang sulit didapatkan, dan lagi-lagi bagi mereka yang terlilit hutang, dapatkah tanggal muda menjadi hari bahagia?
Tidaklah semua orang akan berbahagia dengan tanggal muda, kadang bagi mereka yang gajinya pas-pasan menganggap tanggal muda adalah sama halnya dengan tanggal tua, sama menderitanya dengan tanggal muda. Bagi mereka yang gajinya rendah, tiada artinya tanggal muda, karena setiap hari diperhadapkan dengan kebutuhan yang mendesak.
Kadang mengeluh jadi serba salah, menuntut penambahan gaji mungkin adalah komplit bagi seorang karyawan, kadang pula mereka menerima apa adanya meskipun dalam hati mengeluh dan merintih dengan penghasilan hidupnya.
Seorang karyawan yang gajinya rendah hanya bisa mengeluh dan merintih dalam hatinya sendiri, mereka pun tetap bersemangat kerja. Keluhan mereka hanya diperdengarkan hanya kepada hati dan maha pencipta hati itu sendiri. Karena meski mengeluh terang-terangan mungkin hanya akan ditertawakan.
Yang jadi pertanyaan, karyawan kecil hanya mengeluh dalam dalam rintihan hatinya, apakah pantas seorang presiden mengeluh gajinya sedikit secara terang-terangan, padahal gajinya sudah begitu besar. Bila rakyat yang menjadi karyawan, gaji seadanya, tidak mendapat santunan tambahan meski memiliki tanggung jawab besar, apakah seorang kepala negara pantas?
Mungkin terlalu berlebihan saya membandingan keluhan hati karyawan dengan keluhan pemimpin negara, tetapi dari kacamata orang kecil, mungkin itu belum tepat, karena kapasitasnya sebagai pemipin dibiayai dan ditunjang oleh negara dalam jumlah yang besar.
Bila gaji pejabat negara yang jumlahnya puluhan juta,dianggap kecil dan memenuhi kebutuhan, bagaimana dengan gaji pegawai yang benar-benar tidak memenuhi kebutuhan? Mungkin apa yang saya tulis tidaklah menarik dan tidak adan intisari yang perlu ditarik, tetapi coba pikirkan, sudahkah kesejahteraan di negeri kita benar-benar menyentuh?